
Mahasiswa Magister Ekonomi, Ahmad Aqil Widyantoro
Bangkok, Thailand – Mahasiswa Magister Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional melalui partisipasinya dalam The 18th Aceh International Workshop and Expo on Sustainable Disaster Recovery (AIWEST-DR) 2026 yang diselenggarakan di Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand, pada 22–24 Juli 2026.
Dalam konferensi internasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara tersebut, Ahmad Aqil Widyantoro, mahasiswa Magister Ekonomi Universitas Diponegoro, berkolaborasi dengan tim multidisiplin yang terdiri atas Marsha Yoke Nancy, S.Kep., Ns., M.N.Sc. (Dosen Departemen Keperawatan Undip), M. Umar Dani (Mahasiswa Profesi Ners Undip), serta Mohammad Pandu Pradana (Mahasiswa Magister Ilmu Kelautan Undip). Kolaborasi lintas disiplin ini menunjukkan komitmen Universitas Diponegoro dalam menghasilkan riset yang komprehensif dan mampu menjawab berbagai tantangan kemanusiaan secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, tim mempresentasikan hasil kajian mengenai pendampingan psikososial bagi penyintas bencana alam di Aceh dengan pendekatan psychospiritual practices. Pendekatan ini mengintegrasikan aspek psikologis dan spiritual sebagai bagian dari proses pemulihan masyarakat pascabencana. Bentuk pendampingan yang dilakukan meliputi pembacaan Al-Qur’an secara kolektif, kegiatan pembelajaran keagamaan, percakapan yang suportif, serta berbagai aktivitas kreatif yang berpusat pada anak. Rangkaian kegiatan tersebut berfungsi sebagai mekanisme untuk membantu regulasi emosi, memperkuat keterhubungan sosial, membangun ketangguhan (resilience), serta mempercepat proses pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.
Selain berperan sebagai presenter, Ahmad Aqil Widyantoro beserta tim juga mengikuti berbagai sesi ilmiah sebagai listener, sehingga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memperluas jejaring akademik dengan peneliti dan praktisi dari berbagai negara. Partisipasi ini memberikan wawasan baru mengenai inovasi, praktik terbaik, dan hasil penelitian terkini dalam bidang pemulihan bencana berkelanjutan.
Keikutsertaan dalam AIWEST-DR 2026 menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Universitas Diponegoro mampu berkontribusi dalam forum akademik internasional melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu. Sinergi antara bidang ekonomi, keperawatan, dan ilmu kelautan diharapkan dapat menghasilkan solusi yang lebih holistik dalam mendukung upaya mitigasi dan pemulihan pascabencana.
Melalui partisipasi dalam konferensi internasional ini, Universitas Diponegoro diharapkan semakin memperkuat reputasi sebagai universitas riset berkelas dunia (World Class University), meningkatkan kualitas publikasi ilmiah internasional, memperluas jejaring kerja sama global, serta mendorong tercapainya indikator internasionalisasi dan akreditasi unggul. Keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam forum ilmiah internasional juga menjadi wujud komitmen Universitas Diponegoro dalam menghasilkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan, pendidikan berkualitas, kemitraan, serta pembangunan masyarakat yang tangguh terhadap bencana.
