Mahasiswa FEB Undip Bersama Tim Lintas Fakultas Raih Bronze Medal pada International Youth Summit 2026

Malaysia, Sabtu, 30 Mei 2026 — Empat mahasiswa Universitas Diponegoro yang berasal dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Kedokteran (FK) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan meraih Bronze Medal pada ajang International Youth Summit 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Sentosa Foundation bekerja sama dengan Centre of Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM), Universiti Putra Malaysia (UPM), dan berlangsung di Asto Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia.

Pada kompetisi tersebut, tim mahasiswa mengusung tema Environment (Lingkungan) melalui karya inovatif berjudul “Community Empowerment on Post-Disaster Restoration through Planetary Health Approach: Study on Indonesian Local Wisdom Application.” Inovasi ini menawarkan pendekatan pemberdayaan masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana dengan mengintegrasikan konsep planetary health, yaitu pendekatan yang memandang kesehatan manusia, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan bumi sebagai elemen yang saling berkaitan.

Melalui penerapan nilai-nilai kearifan lokal Indonesia, tim mengembangkan berbagai gagasan inovatif yang berorientasi pada keberlanjutan dalam upaya rehabilitasi pascabencana. Beberapa solusi yang ditawarkan meliputi pemanfaatan energi terbarukan melalui panel surya (solar panel), pengembangan electrical ship ambulance untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah terdampak, penerapan prinsip green economy, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem pemulihan bencana yang lebih tangguh, mandiri, dan berwawasan lingkungan. Selain itu, inovasi ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem sebagai bagian dari upaya mewujudkan kesehatan global yang berkelanjutan.

Keberhasilan meraih Bronze Medal menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan mahasiswa Universitas Diponegoro memiliki daya saing dan memperoleh pengakuan di tingkat internasional. Prestasi ini sekaligus mencerminkan komitmen mahasiswa Universitas Diponegoro dalam menghadirkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan di bidang lingkungan, kesehatan, dan kebencanaan melalui pendekatan yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat.